'"SEBAIT SAJAK DARI EMAK,OLEH EMAK,DAN UNTUK EMAK"
(Ibu, bunda,mama atau apapunlah kalian memanggilnya).
emak pernah mengusirku minggat dari rumah
tetapi emak menangis ketika aku susah
emak tak bisa memejamkan mata bila adikku tak bisa tidur karena lapar
emak akan marah besar bila kami merebut jatah makan yang bukan hak kami
emaku memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang ketabahan
emaku mengubah sayur murah jadi sedap
dengan kebajikan emak mengenalkanku kepada tuhan
i LOVE u EMAK!!! ('',) huaaaaaaaa T.T
Bukan karena penakut atau rapuh. Ia hanya ingin menciptakan harapan dan impian dalam hidupnya sendiri. Hanya ingin melihat satu matahari saja dalam hatinya. Hanya itu. Bukan karena ingin melarikan diri atau sembunyi. Ia hanya berharap memiliki tempat rahasia , tempat ia menyimpan semua kenangan, hasrat, dan ambisinya. Hanya untuknya sendiri.
"aku"
akulah pelamun pemuja malam
pejalan ragu
lorong-lorong suram
membilang kota demi kota
seperti angsa laut mencari matahari
akulah kabut yang menyelimuti laut
saat bintang-bintang ramai berceloteh
dan menara suar memandang iri
namun aku berdiam tuli
akulah halimun gunung
setia menggumuli pucuk-pucuk pinus
tanpa banyak kata, nyaris bisu
saksi syahwat lumut atas batu
akulah majnun yang ganar
meracau kata-kata yang kusebut sajak
serupa lengas di akar rerumputan
yang lesap saat pagi dilahirkan
akulah pecundang
yang mencoba tetap berhati besar itu...
pejalan ragu
lorong-lorong suram
membilang kota demi kota
seperti angsa laut mencari matahari
akulah kabut yang menyelimuti laut
saat bintang-bintang ramai berceloteh
dan menara suar memandang iri
namun aku berdiam tuli
akulah halimun gunung
setia menggumuli pucuk-pucuk pinus
tanpa banyak kata, nyaris bisu
saksi syahwat lumut atas batu
akulah majnun yang ganar
meracau kata-kata yang kusebut sajak
serupa lengas di akar rerumputan
yang lesap saat pagi dilahirkan
akulah pecundang
yang mencoba tetap berhati besar itu...
Rabu, 13 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar