"aku"

akulah pelamun pemuja malam
pejalan ragu
lorong-lorong suram

membilang kota demi kota
seperti angsa laut mencari matahari

akulah kabut yang menyelimuti laut
saat bintang-bintang ramai berceloteh
dan menara suar memandang iri
namun aku berdiam tuli

akulah halimun gunung
setia menggumuli pucuk-pucuk pinus
tanpa banyak kata, nyaris bisu
saksi syahwat lumut atas batu

akulah majnun yang ganar
meracau kata-kata yang kusebut sajak
serupa lengas di akar rerumputan
yang lesap saat pagi dilahirkan

akulah pecundang
yang mencoba tetap berhati besar itu...

Sabtu, 27 November 2010

DUSE@.....

DUSE@......

kutunggu engkau di suatu senja......

senja dimana semua dimulai .....
senja dimana sejuta kata tercipta tanpa bisa terucap.....
senja dimana menjadi saksi......kita....melukis cakrawala......

DUSE@.....

kutunggu engkau di suatu senja.....

senja dimana kita berdua mengukir cerita....
senja dimana.....dua hati tercipta menjadi satu....tanpa.....syarat.....dimana aku menjadi matahari...dan kau menjadi bayang2ku.......beriringan kita melangkah menciptakan kepingan2..harapan baru.....walau kadang berukir sesak dan pilu.....

DUSE@....

kutunggu engkau di suatu senja....

senja dimana.....sebuah.....cerita.....berakhi
r dengan...koma.........
tanpa daya......dan hanya meninggalkan sebuah tanya.........

DUSE@.....

kutunggu engkau disuatu senja..........

senja kali ini tak sejingga...dahulu kala.......ketika.....aprodith..masih berpihak pada kita......
ketika...ranum2...kembang jepun.....bermekaran.....gugur mengiringi langkah kita....

DUSEA@.....

kutunggu engkau disuatu senja...........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar